21 December 2008

Download Permendiknas



Sekedar Pengantar

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan pendidikan dengan mengacu kepada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

Pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan yang mengacu kepada standar nasional pendidikan dimaksudkan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Dua dari kedelapan standar nasional pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Kelulusan (SKL), merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum.

Kurikulum tingkat satuan pendidikan ini dikembangkan oleh sekolah dan komite sekolah dengan berpedoman pada Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan serta panduan penyusunan kurikulum yang dibuat oleh BSNP. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip berikut.

1. Peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut, pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan.

2. Beragam dan terpadu. Kurikulum dikembangkan dengan memerhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, dan jenjang serta jenis pendidikan, tanpa membedakan agama, suku, budaya, dan adat istiadat, serta status sosial ekonomi dan gender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan pengembangan diri secara terpadu,serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi.

3. Ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni berkembang secara dinamis. Oleh karena itu, semangat dan isi kurikulum mendorong perserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan secara tepat perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi,dan budaya.

4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan. Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stake holder) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha, dan dunia kerja. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan pribadi, berpikir, sosial, akademik, dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan.

5. Menyeluruh dan berkesinambungan. Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara kesinambungan antarsemua jenjang pendidikan.

6. Belajar sepanjang hayat. Kurikulum diarahkan pada proses pengembangan, pembudayaan, dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat.

7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah. Kurikulum daerah untuk membangun kehidupan masyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dengan demikian segala sesuatu yang terkait dengan pendidikan harus mengikuti pola-pola standar yang telah diamanatkan oleh Permendiknas, baik standar Isi, SKL, guru, kepala sekolah, sarana dan pra sarana, pengelolaan, penilaian dan sebagainya.

Download Permendiknas
Untuk anda yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang peraturan-peraturan tersebut, anda bisa memilih link sebagai berikut :

pertama :
Anda bisa buka situs Pusat Kurikulum Balitbang Depdiknas. lalu anda mendownloadnmya satu persatu. Konsekuensinya, anda butuh waktu banyak untuk mengunduh file-file tersebut. Silahkan kunjungi situs puskur tersebut.

Kedua :
Anda bisa mendownloadnya dengan satu kali klik, yakni menggunakan link download yang telah saya buat. File tersebut berupa zip, berisi kumpulan permendiknas serta saya tambahkan Standart kualifikasi Guru. So, anda harus meng-extractnya terlebih dahulu. Untuk mendownloadnya, anda tinggal mengklik link di bawah ini.

Download Permendiknas
Categories:

3 comments:

  1. bang baha'yang tampan tolong ya biar sama sama kelihatan indah ana di ajarin tata letak di blogku.2 juga kan bagian dari permendiknas hehe...... hehe............ haha hihi..........

    ReplyDelete
  2. Ya, belajar blogging tool juga termasuk proses pembelajaran. Makanya, kalau kamu emang patuh pada Permendiknas, ya...happy blogging dong...!

    Makanya pula, sering-seringlah kamu main ke warnet, entar tak turunkan ilmu "kanuraganku" padamu. Haha...:D =))

    ReplyDelete
  3. password untuk permendiknas apa ya?

    ReplyDelete

Kepada Sobat-Sobat sekalian silahkan komen Disini, Semuanya boleh komen, yang tua sampai muda bebas berkomen ria di bawah ini.

Silahkan menuliskan komentar anda pada opsi Google/Blogger untuk anda yang memiliki akun Google/Blogger.

Silahkan pilih account yang sesuai dengan blog/website anda (LiveJournal, WordPress, TypePad, AIM).

Pada opsi OpenID silahkan masukkan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia.

Atau anda bisa memilih opsi Nama/URL, lalu tulis nama anda dan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia. Jika anda tidak punya blog/website, kolom URL boleh dikosongi.

Gunakan opsi 'Anonim' jika anda tidak ingin mempublikasikan data anda. (sangat tidak disarankan)

Makacih ya atas komennya ...